9

Kacau!

Oh okey, mungkin saya seharusnya tidak memberi tahu soal ini. Seharusnya saya diam saja dan berpura-pura tidak tahu. Tapi, itu bukan ‘gue banget’!

Jadi gini, teman-teman dekat saya di kampus, merencanakan sebuah surprise yang sebenarnya, BENAR BENAR SURPRISE buat saya. Tapi semua itu GAGAL. Kenapa? Karena saya sudah tahu mengenai surprise mereka. Oh my! Saya mengetahui rencana mereka, ketika membuka akun facebook punya pacar saya dan disitu ada chat yang belum di close. Terdengar lancang ya? Saya nggak mengutak atik kok, hanya sekedar mengecek sesuatu, dan ketika saya buka chat itu-yang-ternyata-chatnya-dengan-salah-seorang-teman-kampus-saya, ada sebuah pertanyaan yang bikin saya ‘DEG!”

mas, jadi kapan bisa kesini? untuk kejutannya putry

Fyi, buat yang belum tahu, saya dan pacar LDR, dia di Semarang, sementara saya di Jakarta dan saya belum bertemu dengannya sejak Oktober 2009 kemarin. Jujur, saya senang setengah mati ketika membaca pertanyaan itu. Ya, gimana sih rasanya menahan rindu selama hampir 6 bulan? Pastinya membosankan.

Bodohnya saya, saya justru memberitahu kepada salah satu teman saya bahwa saya sudah tahu soal kejutan mereka. Jelas, teman saya terkaget-kaget mendengarnya. Parahnya lagi, si ketua pun mengetahui soal ini. Tentunya, karena saya yang “gatal” memberi tahu 😦 Saya nggak tahu endingnya bagaimana.. Kata si Ketua (yang punya ide), kadonya diganti aja ya. *surprise ini sebagai kado ulang tahun saya 2 bulan lalu, dan mereka merencanakannya sudah dari bulan lalu*

Saya cuma bisa pasrah, menerima kenyataan dan menelan pil pahit akibat perbuatan saya sendiri.

17

Farewell

Sudah setahun lebih saya bergabung dengan jejaring sosial yang mirip-mirip twitter ini. Disana saya kenal dengan banyak orang, bisa kenal sampai ke luar kota, berasa teman dekat, suka duka, sampai ngalong tengah malam pun saya lakukan hanya sekedar ngobrol-ngobrol disana 🙂 Tetapi, hari ini, saya memutuskan untuk off dari jejaring sosial itu. Banyak yang bertanya, Kenapa?

Alasan klise sebenarnya, jika saya bilang, mau fokus semester ini atau apalah itu. Sebenarnya, saya merasa Plurk makin sepi, banyak teman-teman dekat saya yang off dari plurk. Bukan saya tidak mau menambah teman, filter saya untuk menambah teman di sana cukup ketat 😛 *Kayak apaan aja* Di satu sisi, saya merasa jenuh juga.. Ditambah timeline yang (sebenarnya) ramai tapi thread saya jarang direspon, mungkin saya harus maklum, saya juga jarang respon thread teman-teman, saya juga tidak minta direspon kok. Tapi, saya merasa plurk yang dulu beda jauh dengan yang sekarang, sepiiiiiii… (menurut saya) 😦 Jadi, izinkan saya beristirahat sebentar atau mungkin selamanya (?) dari sana.

Thanks buat semuanya, kak Illa, mas Andri, mas Fajarembun (kita bisa ketemu karena plurk kan mas ;)), Vhee, Mam Achie, dan semua-semua yang nggak bisa saya sebutkan satu persatu… 🙂 Saya senaaaang banget bisa kenal kalian semua 😀 See ya in facebook, blog or twitter, atauuu mungkin kopdar-kopdar selanjutnya 😉

*terserah mau dibilang lebay atau apa, tapi jujur, saya sempat nangis pas nulis thread perpisahan itu*