2

Pernahkah?

Pernahkah kamu merasa tersesat di saat jalan keluarmu sudah diujung?

Pernahkah kamu merasa ingin kembali ke start padahal finish sudah di depan matamu?

Pernahkah kamu merasa tidak ingin berada di tempat kamu berdiri saat ini?

Pernahkah kamu menyesali keputusan yang sudah kamu ambil?

Ah, rasanya ingin mengulang kembali masa-masa itu…

Dan mengambil keputusan yang sesuai dengan kata hatiku..

Advertisements
3

IRT tanpa suami :P

Helloooo everybody!! Udah berapa lama ya saya ga apdet blog? Hahaha. Kayaknya udah lama banget ya.
Maaf kalo lama banget nggak update, karena akhir-akhir ini saya sibuk banget ngurus rumah 😦 Apalagi awal-awal pindah dari rumah kontrakan. Begitu mata saya melek, saya harus beberes dan nyuci baju. Pulang kuliah saya sempatkan buat masak. Capek sih, tapi ya akhirnya kan saya belajar jadi IRT, hehe, bukan PRT lhoo ya, apalagi TKW πŸ˜›

Untungnya, saat ibu datang ke Jakarta, beliau memperkerjakan pembantu buat nyapu, ngepel, bersihin kamar mandi dan nyuci. Tetapi, ternyata kerjanya kurang bagusss 😦 Yaah, apa mau dikata, berhubung kemarin saya sibuk ngurusin laporan UAS dan sekarang sedang UAS, jadi beliau menyuruh si mpok buat bekerja lebih ekstra.

Ada untungnya juga saya sibuk begini. Dulu, ketika saya masih tinggal dengan tante. Saya nggak bisa bantu-bantu. Kenapa? Karena saya takut bikin salah. Mungkin, dia punya peraturan sendiri dalam mengurus rumah. Yaaah, paling saya cuma bebersih kamar sendiri dan cuci piring. And now, saya belajar πŸ™‚ Mungkin tergolong telat ya? Tapi, ya daripada tidak kan?

Selain belajar mengurus rumah, saya juga jadi jarang bertatapan dengan laptop (mudah2an minus saya berkurang). Berbeda dengan dulu, begitu mata melek. Yang saya lakukan adalah online! Hahahaha.

Okeey, segini aja sapa-sapa saya. Yang pasti, saya butuh suami. Ga enak nih jadi IRT tanpa suami. Hahahahahaha xD kidding ^^

10

Mulutmu Harimau-mu, Pandanganmu Menusuk-ku

Kemarin, saya sempat dibuat kesal oleh seseorang. Super duper kesal! Saya kesal dan tersinggung karena pandangan dia, omongan dia, seolah-olah merendahkan saya! Oh, okey memang saya nggak punya kemampuan seperti kamu! Tapi, tolong dong ya.. Saya mbok ya diajari pelan-pelan, bukan dipandang seolah-olah “Gitu doang nggak bisa?!”

Setelah melihat dia bertingkah seperti itu. Saya diam saja, saya tahan amarah di dalam hati ini. Bukannya saya nggak mau melampiaskan, hanya saja, saya takut ngamuk disaat yang tak tepat. Waktu itu kita lagi ngumpul. Nggak mungkin dong saya ngamuk-ngamuk dan bikin suasana jadi nggak enak. Jadi, saya tahan saja walaupun akhirnya keluar juga sebagai tangisan.

Dan kalian tahu? Dia sama sekali tidak sadar! Teman saya yang satu sibuk sms dan telpon saya. Sementara dia? Boro-boro. Saya juga sudah malas berurusan dengan dia.

Setelah kejadian ini, saya belum ada bertemu dengannya? Parahnya, saya orang yang paling males pasang-tampang-pura-pura-baik-padahal-lagi-eneg. Entahlah, apa saya bisa pasang tampang sok baik di depan dia…

gambar dipinjam dari sini

13

Surpriseee!!

Masih ingat postingan saya yang sebelumnya? Tentang kejutan dari teman-teman saya yang (hampir) gagal. Kenapa saya bilang hampir? Karena ternyata nggak jadi gagal! Jadi, ketika saya sedang asyik beberes di lab (saat itu lab sudah sepi), teman-teman saya yang sedang diluar, tiba-tiba masuk ke dalam dengan tingkah yang sedikit aneh dan …………….

TARAAA… Muncullah pacar saya dengan pita di lehernya serta membawa kado berbentuk hati. Reaksi pertama saya ketika melihat dia adalah…. Melempar tempat pensil ke perutnya! πŸ˜† selanjutnya? Lebih baik di skip saja karena adegannya sedikit anarkis πŸ˜†
Saat itu perasaan saya campur aduk! Antara marah dan senang. Marah karena kenapa saat itu saya tidak bisa melihat gelagat teman saya yang terlihat ganjil! Padahal seharusnya itu keahlian saya kan? πŸ˜› Senang ya tentu aja karena dia dateng. Horeeee :mrgreen:

Empat hari itu berlalu begitu cepat (30 Maret – 2 April 2010), tapi “kegilaannya” tetap membekas. Yang pertama, gila karena naik angkot jam 2 pagi dari Ubinus Anggrek, terus lanjut naik taksi ke Cawang UKI bersama 3 cowok ganteng πŸ˜† (Si Pacar, Abang saya dan Adik saya :D) buat pulang ke rumah, yang kedua, gila karena masak donat ubi merah jam 12 malam sampe jam 4 pagi! Hahaha πŸ˜† ni gara-gara saya dan 3 cowok itu sebelumnya karaokean dulu di Kelapa Gading, sampe rumah jam 12 kurang, karena si pacar malamnya besok malam (malam Sabtu) sudah pulang, terpaksa deh masak donatnya jam segitu πŸ˜› Cukup dua dulu kegilaannya, karena kalo tiga, bisa bahaya! *LHO?!* πŸ˜›

Btw, kayaknya belom afdol kalo nggak ada foto ya πŸ˜›

sweet, se - sweet yang memberi πŸ˜›

donat ga musti bolong tengahnya kan? πŸ˜› ini donat isi coklat keju, yummy!!

inilah kami, macam kopi susu saja, hahaha

Terimakasih buat Mita, Dian, Indah, Melati, May, Nimas dan Bayu buat kado terindah di tahun ini! Sering-sering yak, ahahahaha πŸ˜† Looovee you, guys!

9

Kacau!

Oh okey, mungkin saya seharusnya tidak memberi tahu soal ini. Seharusnya saya diam saja dan berpura-pura tidak tahu. Tapi, itu bukan ‘gue banget’!

Jadi gini, teman-teman dekat saya di kampus, merencanakan sebuah surprise yang sebenarnya, BENAR BENAR SURPRISE buat saya. Tapi semua itu GAGAL. Kenapa? Karena saya sudah tahu mengenai surprise mereka. Oh my! Saya mengetahui rencana mereka, ketika membuka akun facebook punya pacar saya dan disitu ada chat yang belum di close. Terdengar lancang ya? Saya nggak mengutak atik kok, hanya sekedar mengecek sesuatu, dan ketika saya buka chat itu-yang-ternyata-chatnya-dengan-salah-seorang-teman-kampus-saya, ada sebuah pertanyaan yang bikin saya ‘DEG!”

mas, jadi kapan bisa kesini? untuk kejutannya putry

Fyi, buat yang belum tahu, saya dan pacar LDR, dia di Semarang, sementara saya di Jakarta dan saya belum bertemu dengannya sejak Oktober 2009 kemarin. Jujur, saya senang setengah mati ketika membaca pertanyaan itu. Ya, gimana sih rasanya menahan rindu selama hampir 6 bulan? Pastinya membosankan.

Bodohnya saya, saya justru memberitahu kepada salah satu teman saya bahwa saya sudah tahu soal kejutan mereka. Jelas, teman saya terkaget-kaget mendengarnya. Parahnya lagi, si ketua pun mengetahui soal ini. Tentunya, karena saya yang “gatal” memberi tahu 😦 Saya nggak tahu endingnya bagaimana.. Kata si Ketua (yang punya ide), kadonya diganti aja ya. *surprise ini sebagai kado ulang tahun saya 2 bulan lalu, dan mereka merencanakannya sudah dari bulan lalu*

Saya cuma bisa pasrah, menerima kenyataan dan menelan pil pahit akibat perbuatan saya sendiri.

17

Farewell

Sudah setahun lebih saya bergabung dengan jejaring sosial yang mirip-mirip twitter ini. Disana saya kenal dengan banyak orang, bisa kenal sampai ke luar kota, berasa teman dekat, suka duka, sampai ngalong tengah malam pun saya lakukan hanya sekedar ngobrol-ngobrol disana πŸ™‚ Tetapi, hari ini, saya memutuskan untuk off dari jejaring sosial itu. Banyak yang bertanya, Kenapa?

Alasan klise sebenarnya, jika saya bilang, mau fokus semester ini atau apalah itu. Sebenarnya, saya merasa Plurk makin sepi, banyak teman-teman dekat saya yang off dari plurk. Bukan saya tidak mau menambah teman, filter saya untuk menambah teman di sana cukup ketat πŸ˜› *Kayak apaan aja* Di satu sisi, saya merasa jenuh juga.. Ditambah timeline yang (sebenarnya) ramai tapi thread saya jarang direspon, mungkin saya harus maklum, saya juga jarang respon thread teman-teman, saya juga tidak minta direspon kok. Tapi, saya merasa plurk yang dulu beda jauh dengan yang sekarang, sepiiiiiii… (menurut saya) 😦 Jadi, izinkan saya beristirahat sebentar atau mungkin selamanya (?) dari sana.

Thanks buat semuanya, kak Illa, mas Andri, mas Fajarembun (kita bisa ketemu karena plurk kan mas ;)), Vhee, Mam Achie, dan semua-semua yang nggak bisa saya sebutkan satu persatu… πŸ™‚ Saya senaaaang banget bisa kenal kalian semua πŸ˜€ See ya in facebook, blog or twitter, atauuu mungkin kopdar-kopdar selanjutnya πŸ˜‰

*terserah mau dibilang lebay atau apa, tapi jujur, saya sempat nangis pas nulis thread perpisahan itu*

24

Hello 2010!

Halooooooo eperibodi! Hahaha, akhirnya setelah setahun saya nggak apdet blog *lebay* Akhirnya saya apdet juga πŸ˜€ Btw, Happy New Year All! πŸ˜‰ Bagaimana malam tahun baru kamu semua? Pasti menyenangkan! Ya, saya juga πŸ˜› Malam tahun baru dihabiskan bersama teman-teman di plurk.com πŸ˜†Β  Ya ya, saya menghabiskan malam tahun baru di depan laptop tersayang saja. Sementara di luar sudah terdengar suara kembang api dan saya nggak tertarik untuk melihatnya, lagian siapa sih yang mau ngelihat kembang api sendirian? By the way, lupakan malam tahun baru yang bagi saya menyenangkan itu πŸ˜›

Hmmm, perlukah mengenang 2009? Sebenarnya iya ya, tapi… saya sudah lupa apa saja yang terjadi di bulan-bulan lalu. πŸ˜› Jadi, nggak usah kali ya, hehehe πŸ˜€ Yang pasti, satu yang berkesan di bulan desember ini yaitu Tugas Kontstruksi Alat Ukur I! Jeng jeng. Kenapa? Karena untuk mengerjakan tugas ini dibutuhkan kekuatan pikiran dan mata yang harus selalu ON! Gila, saya 2 malam nggak tidur (at least, tidur cuma beberapa jam) buat ngerjain tugas ini. Saya dan 2 teman saya, Melati dan Mita, harus membuat alat tes prestasi belajar. Dan kita mengambil pelajaran PLKJ (Pendidikan Lingkungan Kebudayaan Jakarta). Kenapa PLKJ? Ya, sebenarnya kita mau mata pelajaran yang lain dan ternyata yang bisa kita dapatkan cuma ini. Karena yang lain masih jadi bahan untuk UTS. Pertempuran pertama terkesan biasa saja, tapi yang buat UAS itu yang Luarrrr biasaaaa… Kita harus menghitung manual semua jawaban πŸ˜† Dan beruntunglah kita yang manual, karena pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh Pak Dosen tidak terlalu sulit, yah yang pasti tidak seribet kelompok lain yang menggunakan SPSS πŸ˜› Ujiannya juga sudah kita lalui, legaaaaa rasanya. Tinggal menunggu hasilnya saja.. πŸ™‚

Mengenai resolusi? Hmm, saya pengen lebih pinter masak aja, nggak sekedar masak spaghetti, kue-kue atau yang instan-instan. Saya ingin menguasai lauk sehari-hari πŸ˜€ Kenapa? Malu dong ah, masa’ pacar lebih pinter masak daripada saya πŸ˜† Apa kata dunia? Hahahaha. Untuk resolusi yang lain, saya nggak berani tulis disini, takut tak terwujud πŸ˜› Hihi.

Ah ya! Dan saya akan mencoba lebih sering ngeblog dan blogwalking. Ternyata saya sangat rinduuuu dunia tulis-menulis πŸ™‚ and..

C’ya, happy new year, all πŸ˜‰